line

Article

Terimalah Apa Adanya

Sebuah kisah tentang sepasang suami-istri yg saling mencintai & hanya mempunyai seorang anak laki-laki. Mereka mencintai anaknya dengan sepenuh hati.

Jangan Mengutuki

Setiap pagi saya berangkat ke kantor, saya melewati sebuah perempatan jalan yang cukup ramai. Tidak ada traffic light dan jarang ada polisi, yang ada polisi cepekan.

Proses

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.(Amsal 4:23). Istri saya bercerita pengalamannya, dia mengalami kejadian yang membuat hatinya jengkel. Dia sudah berusaha berbuat yang menurut pandangannya baik, dan menyelesaikan tugas dengan benar.

Looking for Something Special

I walked into the grocery store not particularly interested in buying groceries. I wasnt hungry. The pain of losing my husband of 7 years was still too raw. And this grocery store held so many sweet memories.

Tidak Kendor

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor layanilah Tuhan. Roma12:11. Pada suatu hari seorang di Blackpool, Inggris mencium adanya bau kebakaran kayu didekat rumahnya, sebab itu dengan sebuah kartu pos dia menulis memberitakan kebakaran tersebut kepada kesatuan pemadam kebakaran di Blackpool.

Saat Daud Menghadapi Pergantian Tahun

Beberapa saat yang lalu menjelang pergantian tahun, lazimnya pakar-pakar di berbagai bidang disibukkan memprediksi kondisi yang akan dihadapi tahun ini, tahun 2008.

Adakah yang mendoakanmu?

Disaat hatimu gelisah, dan engkau sedang menghadapi pergumulan hidup, yang dimana kau hanya bisa berdoa, sampai mencucurkan air mata, karena begitu beratnya masalah yang menimpa dirimu, tapi kau merasa bahwa doamu itu tak cukup.

Keberhasilan Ditentukan oleh Mendengar

Tokoh revolusioner , DR Sun Yat Sen ketika dia mati pada tahun 1925, ditemukan surat wasiat yang ditulisnya demikian : Saya adalah seorang Kristen, dan seumur hidup saya, telah berjuang melawan iblis ( maksudnya melawan pemerintahan monarki yang menganggap kaisar china sebagai TUHAN ) selama 40 t

Pembuat Perak

Beberapa waktu yang lalu, beberapa wanita setengah baya berkumpul bersama-sama di suatu kota untuk belajar Firman Tuhan.

No One Makes it Alone

Back in the fifteenth century, in a tiny village near Nuremberg, lived a family with eighteen children. Eighteen!

Pages

mengenai AirHidup

Menyediakan kebutuhan rohani dengan menggunakan sarana internet. Tujuan kami tidak lain adalah mendukung anak-anak Tuhan dimanapun mereka berada dalam pengenalan akan DIA.

Anda dapat menghubungi kami melalui link dibawah ini.

kontak form