line

Article

Peperangan di Dunia Rohani

sumber: buku Daniel (Wawasan tentang kehidupan dan impian nabi dari Babilona) oleh Pdt. Yonggi Cho 

Ketika Daniel berusia hampir sembilan puluh tahun, ia masih mempunyai harapan yang tidak terwujud yaitu pemulihan dan pembangunan kembali Yerusalem dan bait Allah, juga kembalinya orang-orang Yahudi ke negeri asal mereka. Sebenarnya tiga tahun yang lalu , Ezra dan Nehemia telah memimpin orang-orang Yahudi kembali ke tanah air mereka untuk memulihkan bangsa itu. Tetapi, Daniel terus menerus menerima berita bahwa pekerjaan membangun kembali bait Allah tertunda oleh gangguan dan dakwaan palsu dari negara-negara tetangga Yehuda. Daniel menjadi sangat sedih sehingga ia bertekad mendoakan keselamatan tanah airnya. Daniel berdoa secara tidak terputus-putus selama tiga minggu sebelum dia menerima jawaban dari seorang malaikat yang diutus Allah. 

Mengapa dua puluh satu hari telah berlalu sebelum Daniel menerima jawaban atas doanya?

Doa ialah pergumulan kita. Sebenarnya, antara umat manusia dan takhta Allah, iblis yang menjadi penghulu di udara berkemah. Para roh jahatnya berusaha mati-matian untuk merintangi doa kita agar tidak mencapai sorga. Sewaktu kita berjuang di bumi dengan cara berdoa, malaikat yang membawa jawaban Allah untuk kita juga berjuang di udara.
Namun jika kita tetap berdoa di bumi, malaikat akan memegang tali doa kita dan datang menghampiri kita sambil menerobos benteng iblis. Inilah yang terjadi atas Daniel.

Setelah dua puluh satu hari, malaikat yang diutus pun menghampiri Daniel dan menjelaskan tentang peperangan yang terjadi di dunia rohani. 

"Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara" (Efefsus 6:12).

Malaikat itu juga menjelaskan bahwa "Pemimpin kerajaan Persia berdiri dua puluh satu hari lamanya menentang aku; tetapi kemudian Mikhael, salah seorang dari pemimpin-pemimpin terkemuka datang menolong aku, dan aku meninggalkan dia di sana berhadapan dengan raja-raja orang Persia." (Dan 10:13)

Bagaimana mungkin malaikat dari sorga ditahan dua puluh satu hari oleh seorang manusia?

Di sinilah terletak rahasia yang dalam dari dunia rohani. Kita harus menyadari bahwa di balik raja Persia di bumi ini ada kekuatan iblis juga yang disebut raja Persia. Roh-roh iblis berkemah di udara di atas takhta, dan mereka menguasai raja Persia dan rakyatnya, sambil memberikan pengaruh yang kuat atas mereka. 
Pada hari pertama Daniel memulai doanya, yang berlanjut selama tiga minggu diiringi puasa sebagian, tali doanya naik sampai ke sorga, dan Allah pun mengutus seorang malaikat menganggapi doanya. Tetapi iblis merintangi perjalanan malaikat itu dengan segala kekuatannya, karena ia takut akan kehilangan daerah dengan adanya kemajuan kerajaan Allah. Dari hal ini, kita tahu bahwa di balik kerajaan-kerajaan manusia di bumi selalu ada perjuangan antara roh-roh iblis dan para malaikat Allah. 

Walaupun malaikat itu dilawan selama dua puluh satu hari oleh raja Persia, doa yang tiada berkeputusan dari Daniel di bumi mengizinkan Mikhael - yang memimpin tentera Allah - untuk datang. Dengan didukung oleh pertolongannya, malaikat itu sanggup mengalahkan raja Persia lalu turun mendapatkan Daniel setelah tiga minggu berlalu.

Tuhan ingin kita menyadari hal yang sedang terjadi di dunia rohani agar kita dapat berharap untuk menanti sebentar lagi.
Janganlah pernah putus berdoa karena Tuhan selalu mendengar.

 

info Terbaru

mengenai AirHidup

Menyediakan kebutuhan rohani dengan menggunakan sarana internet. Tujuan kami tidak lain adalah mendukung anak-anak Tuhan dimanapun mereka berada dalam pengenalan akan DIA.

Anda dapat menghubungi kami melalui link dibawah ini.

kontak form