line

Article

Menyikapi kehilangan

Ada sesuatu yang menarik terjadi hari ini, ketika saya ingin mengedit blog friendster saya.

Saya dikejutkan dengan tulisan di bagian paling atas friendster saya.pertama kalinya saya melihat tulisan itu..dalam bahasa inggris yang berarti saya adalah pengunjung ke 999.999 dan saya memenangkan sesuatu.kemudian saya harus mengklaim sesuatu yang saya dapatkan.ketika saya klik dan masuk ke satu website, ternyata itu adalah freelotto, dan saya harus menulis alamat, nama lengkap email dan sebagainya seperti yang diminta..wow saya melihat hadiah sebesar 2000 us dollar.dan saya sangat tertarik dan bernafsu ingin memiliki uang itu dan mulai mengisinya...

Kemudian ketika saya sedang mengisi address, saya berpikir apakah semudah ini kita bisa mendapatkan uang?apakah mungkin?kemudian saya penasaran dan kembali ke home dalam friendster saya dan kemudian masuk kembali ke blog saya..apa yag terjadi?semua itu tidak ada lagi...dan saya merasa menyesal sekali, dalam hati saya berkata, "ah sayang sekali saya sudang menghilangkan 2000 us dollar dalam sekejap".

Tapi dari kejadian ini saya diajar Tuhan dalam 2 hal dan saya ingin membagikan ini kepada anda semua:

Yang pertama saya merasa sering kali kita manusia serakah akan sesuatu yang berhubungan dengan uang, begitu suka akan uang dan ketika kita melihat sesuatu yang kita bisa dapat kita sangat ingin memiliki itu dengan segala nafsu kedagingan kita.padahal belum tentu itu adalah hak kita, dan juga bukan sesuatu yang kita miliki, tetapi kita ingin memilikinya, seperti contoh"bila orang menemukan sebuah dompet pasti dia sudah berpikir bahwa itu adalah hak dia, dan orang itu mengambilnya dan menggangap itu adalah hak dia dan kemudian memiliki uang itu serta menggunakan sebagi miliknya pribadi, tanpa berpikir tentang bagaimana susahnya pemilik dompet itu dalam bekerja menghasilkan uang itu, dan orang itu bersenang2 dengan uang yang dia dapat tanpa merasa menyesal sedikitpun.

Yang kedua dalam hal kehilangan, sering kali kita merasakan penyesalan yang begitu dalam, ketika kita mengalami kehilangan sesuatu, seperti yang tadi saya alami, saya merasakan kehilangan yang begitu besar yang seharusnya tidak perlu saya persoalkan.apalagi itu bukanlah hak saya.banyak sekali dari kita manusia merasakan hal yang sama dalam menyikapi kehilangan, padahal yang terjadi di dunia ini hanyalah sementara, segala sesuatu yang kita dapat juga akan bisa hilang dan kita tidaklah harus menyesal karena awalnya kita datang ke dunia ini tidaklah membawa apa2 dan ketika kita meninggalkan dunia ini kita juga tidaklah akan membawa apa yang kita hasilkan di dunia ini...

Dari kejadian ini saya belajar bahwa kalau kita semua ingin mendapatkan sesuatu haruslah kita berusaha dengan segala jerih payah kita, dengan bekerja bukan mengharapkan sesuatu yang bukanlah milik kita, dan yang terpenting slalu andalkan Tuhan, janganlah hanya berusaha dengan kemampuan kita sendiri, karena terkutuklah manusia yang menggadalkan diri sendiri.dan juga dalam menyikapi kehilangan, apapun yang kita punyai, haruslah kita berlapang dada kalau kita kehilangan sesuatu, janganlah kita sampai menyikapi kehilangan sampai kita merasa stress berat, karena Tuhan ijinkan itu terjadi adalah karena Ia punya rencana dalam diri kita, dan itu semua adalah proses hidup yang akan membuat kita menjadi lebih kuat, dan ketika kita bisa menerima itu semua dan trus melangkah tanpa penyesalan maka Tuhan akan memberikan yang lebih baik lagi dari apa yang pernah kita miliki...sebenarnya hidup hanyalah sebuah pengalaman, semakin banyak kita mempunyai pengalaman, kita akan menjadi manusia yang tidak gampang menyerah dalam menjalani hidup, dan semua pengalaman itu adalah langkah kita untuk menjadi sukses. Tuhan memberkati

 

mengenai AirHidup

Menyediakan kebutuhan rohani dengan menggunakan sarana internet. Tujuan kami tidak lain adalah mendukung anak-anak Tuhan dimanapun mereka berada dalam pengenalan akan DIA.

Anda dapat menghubungi kami melalui link dibawah ini.

kontak form