line

Article

Konsultan & Motivator

Jika harus ditanya, prinsip kerja apakah yang paling efektif dan mudah untuk diterapkan, jawabannya bisa macam macam dan membingungkan kita. Untuk perusahaan perusahaan besar dan solid, mereka tidak segan segan mengeluarkan uang jutaan rupiah bahkan mungkin sampai puluhan juta untuk mengundang atau menyewa konsultan management atau motivator.

Konsultan dan motivator ini diminta untuk berbicara dan mengajarkan prinsip kerja kepada para karyawan diperusahaan tersebut. Kalau perlu, mengikat kontrak kerjasama dengan konsultan motivator ini untuk bisa memberdayakan sumber daya manusia didalam diri karyawan mereka.

Tidak hanya prinsip kerja, ada juga yang mengajarkan strategi marketing, gaya kepemimpinan yang sukses, direct sales, pola perhitungan kenaikan gaji, efisiensi dalam produksi dan biaya, dan lain lain.

Sebut saja, Rhenald Khasali, AB Susanto, Purdi E Chandra, Andrie Wongso, Hermawan Kartajaya konsultan konsultan lokal yang sudah ternama, kemudian ada lagi Robert Kiyosaki, Zig Ziglar, Laura Beth, yang termasuk konsultan motivator asing yang sangat dikenal, ( Bahkan sekarang ini, banyak sekali pengusaha sukses diminta sebagai pengajar di bangku kuliah, juga kadangkala diminta sebagai pembicara seminar, untuk berbagi cerita mengenai kesuksesan mereka ) ditambah konsultan konsultan dari dunia religius seperti Aa Gym, Jakoeb Ezra, bahkan John Maxell yang konon nilai honor untuk mengundang beliau mencapai lebih dari lima ratus juta rupiah. (wow!)

Lihatlah setiap hari di media cetak, bagaimana para konsultan dan motivator ini melancarkan jurus jurus trik management dengan iklan iklan yang cukup gencar untuk menarik perhatian kita agar datang pada seminar yang mereka adakan. Dan seminar yang diadakan umumnya laris manis dan semua tiket akan terjual habis.

Demandnya sekarang ini adalah ada begitu banyak orang ingin melihat bukti nyata dalam diri sang konsultan dan motivator, dalam arti kata, mereka perlu bukti bukan teori. Itulah yang mereka bayar !

Jujur saja, saya tidak akan mau mengeluarkan uang begitu banyak untuk datang dalam seminar seminar mereka.

Kalau hanya membeli buku buku mereka, mungkin saya dapat mentolelirnya. Alasannya ? saya banyak mempelajari latar belakang konsultan konsultan management ini, dan didapati, bahwa lebih dari 70-80 % konsultan yang saya tahu, keberhasilan mereka didasari prinsip Alkitabiah atau prinsip dari religius.

Artinya, jika kita bisa punya akses langsung kepada sumbernya seperti Alkitab, buat apa kita bayar mahal mahal orang lain untuk menerjemahkan bahasa Alkitab ke bahasa keberhasilan mereka ?

Alkitab itu banyak sekali mengajarkan prinsip dalam semangat hidup, motivasi, bisnis, pemerintahan, kesehatan, jodoh, sex, kepemimpinan, keluarga, bangsa, peperangan, kasih, pelipatgandaan, kesembuhan, gaya hidup, cara hidup sehat dengan makanan, kesuksesan, dan masih banyak lagi. Memang tidak semua kita bisa mengerti caranya menerjemahkan bahasa Alkitab ke bahasa kehidupan kita dalam waktu yang singkat. Perlu ketekunan, kesabaran untuk mempelajarinya, seperti waktu kita sekolah.

Alkitab itu seperti bahan baku, saya berikan satu analogi mengenai ini. Tentu kita tahu mengenai kacang kedelai. Dari bahan baku ini kita bisa membuat minuman susu kacang, tempe tahu sebagai lauk pauk, cemilan tempe manis, kecap sebagai penyedap makanan, minyak sayur dan mungkin masih banyak lagi yang bisa dihasilkan. Output yang dihasilkan itu tergantung dari bagaimana cara kita mengolahnya.

Begitu juga Alkitab, kita bisa mendapatkan isnpirasi yang berbeda beda tergantung bagaimana kita mengolahnya.

Tidak heran jika AB Susanto pernah menerbitkan buku dalam bahasa Inggris tentang Leadership in Christian ( Kalo ga salah judul bukunya ), Laura Beth dengan Jesus My CEO-nya, John Maxell yang udah bejibun karya karya bukunya yang best seller yang cikal bakalnya didasari pengalamannya sebagai gembala sidang di Gereja. Dan masih banyak lagi karya tulis dari konsultan dan motivator relegius, bagaimana mereka mengaitkan keberhasilan mereka dengan Alkitab.

Ada beberapa contoh bagaimana mereka mengulas kehidupan di Alkitab untuk diterapkan sebagai model nyata dalam dunia kerja sekarang ini.

Abad 21 seperti sekarang, banyak orang lebih tertarik untuk mereka yang sudah punya pengalaman sebagai pemimpin untuk ditempatkan sebagai pemimpin juga. Artinya, mereka hanya mau menampung pemimpin yang sudah matang. Nah didalam buku Jesus My CEO, digambarkan bagaimana Yesus menjadi pemimpin yang sangat berpengaruh. Dia mau melahirkan pemimpin pemimpin baru dengan cara mendidik murid muridNya dari nol. Artinya dari tidak tahu apa apa sampai mereka menjadi seorang pribadi.Seperti seorang nelayan untuk dijadikan rasul, seorang tukang pajak yang suka memeras dan korupsi ( seperti sekarang ini ) untuk dijadikan seorang murid. Ini yang namanya from nothing to something !

Mari kita bandingkan dengan acara reality show, the apprentice. Bagaimana Donald Trump tidak segan segan memecat karyawan yang tidak kompeten. Yesus pun memiliki murid yang sama, yaitu Judas, Sang bendahara yang selalu korupsi. Yesus tahu, tapi Dia tidak mau memecat sang murid, yang Dia mau adalah mendidik dan memberi kesempatan Judas untuk memperbaiki diri. Namun Judas ternyata memilih jalan yang lain.

Ada lagi Petrus, seorang yang labil. Omongannya yang besar, sombong dan suka berlaku nekat dan penakut. Namun akhirnya diubahkan menjadi pribadi yang memiliki kedewasaan ( terlihat pada surat / kitab yang ditulisnya ). Dan ujung dari hidupnya, dia harus mengalami kematian tragis, yaitu mati martir.

Balik lagi ke para konsultan dan motivator, harus diakui, ada diantara mereka sukses karena didasari oleh prinsip Alkitab. Lihat juga Aa Gym, tidak jauh berbeda dengan konsultan sukses yang lain, namun dengan jalur lain yaitu Al-Quran.

Sekarangpun lagi trend mengenai religius, ada survey yang mengatakan bahwa jika kita memiliki hubungan yang baik dengan yang di Atas, ditambah lagi dengan kemampuan, cara berpikir dan kepandaian, maka kita akan menjadi seperti atmosfir yang sanggup membawa dampak positif di sekitar kita.

 

Banyak Diakses

mengenai AirHidup

Menyediakan kebutuhan rohani dengan menggunakan sarana internet. Tujuan kami tidak lain adalah mendukung anak-anak Tuhan dimanapun mereka berada dalam pengenalan akan DIA.

Anda dapat menghubungi kami melalui link dibawah ini.

kontak form