line

Article

Ketika Tuhan Berkata

Bisa tidak anda semua membayangkan jika ITIK dijadikan satu dalam kandang AYAM. siapa yang bunyinya paling ribut dengan penggabungan itu? Ayam apa Itik ? sungguh kah anda akan mampu membedakan suara itik dan ayam? ini kejadian sepele tetapi sangat mempengaruhi cara saya berfikir sekian tahun yang lalu. ternyata telinga kita yang diciptakan Tuhan sangat sempurna ini masih belum mampu membedakan suara itik dan ayam jika mereka bersama-sama dalam satu kandang. anda tahu apa penyebab kita tidak mampu membedakan ? karena ketika kita mencoba membedakan kita terus berfikir mana yang suara ayam dan itik. sehingga dalam otak anda , kedua suara itu sangat mempengaruhi kerja penengaran anda. coba praktekan begini, dengarkan suara itik-nya saja ! lalu dengarkan suara ayamnya saja ! maka anda bisa bedakan...

Implementasinya ke masalah kepercayaan kepada Kristus adalah, mampukan anda membedakan ketika Yesus menyatakan iya dan tidak dalam setiap rancangan yang anda buat sendiri ? mampukah anda benar-benar tahu bahwa kristus sedang berkata iya ? coba praktekan ini : pahami apa yang kita telah lakukan dalam satu hari , mampukan anda membedakan yang sungguh-sungguh dosa dan yang anda anggap tidak dosa karena ada pertimbangan atas perasaan manusia ? saya pengikut Kristus yang masih seumur jagung , saya baru beberapa bulan menjadi laskar kristus, dan tentu saja saya masih harus banyak mengalami proses dalam pembelajaran saya tentang kristen yang benar. dan dalam beberapa perjalanan waktu awal saya sebagai pengikut Kristus , yang paling saya ingin perhatikan pertama kali adalah masalah apa yang berkenan di hati Bapa dan mana yang tidak ? tetapi saya masih sangat mempertimbangkan perasaan saya pribadi dan manusia disekitar saya sehingga sampai detik ini saya masih belum memiliki ketajaman roh untuk membedakan kapan kristus berakata Iya atas tindakan saya dan kapan kristus berakata tidak.

Saya mencoba menelusuri tiap tiap firman Tuhan yang saya dengar saat saya pergi ke Gereja, saya selalu garis bawahi , sebenarnya hal utama ( menurut saya ) yang harus saya utamakan adalah , mana yang sesungguhnya baik / benar menurut Yesus bukan yang baik / benar menurut saya. Kita kembali ke suara ayam dan itik diatas ,bahwa telinga saja tidak cukup digunakan alat dengar jika hubungannya dengan Firman dan atau ajaran Tuhan, karena telinga adalah organ tubuh yang dikreasi oleh Tuhan untuk merasakan apa yang ada diluar , sementara firman Tuhan dan atau ajaran-ajarannya letaknya adalah sebagai pemicu rokhani, jadi jelas letaknya didalam hati kita. Kadangkala ketika telinga kita tidak mendengar apapun, sesungguhnya didalam hati kita sedang mendengar segala macam berkecamuknya sebuah peperangan dasyat antara kebenaran dan kesalahan, saya yakin setiap manusia pernah merasakan ini, karena memang manusia memiliki keterbatasan dalam membedakan mana yang sungguh-sungguh keinginan Tuhan dan mana yang keinginan kita sendiri sebagai manusia. Anggap saja suara ayam mewakili suara yang baik, dan suara bebek yang mewakili suara yang salah / kurang baik, ketika kita mendengarkannya dengan baik, kita bisa membedakannya, tetapi begitu digabungkan menjadi satu kita kesulitan membedakan, begitu juga ketika Tuhan menyerukan sebuah kebenaran dan si iblis menyerukan kesesatan secara BERSAMAAN dalam hati kita , kita akan sangat sangat sulit membedakan, dan ketika si Iblis dan Tuhan dibedakan ,kita kembali bisa mendengar dengan baik, dan bahkan mampu membedakan mana yang sesungguhnya salah dan mana yang benar , lalu keduanya kembali disatukan dalam hati kita, dan terus dan terus, kita tinggal menunggu apa yang akan kita gunakan mendengar ? telinga ( daging ) atau hati ( roh ), saya tidak akan menyarankan apa-apa karena saya sendiri masih sangat bodoh untuk melakukan pilihan atau bisa dikatakan saya masih sangat egois dalam mengambil keputusan, saya mempertimbangkan perasaan dan keadaan saya terlebih dahulu baru saya berfikir bagaimana perasaan Tuhan, ini sebuah kebodohan yang bisa dijadikan temporally dan permanen. Tinggal bagaimana anda , saya dan kita memutuskan, jika memang masih sangat sulit , maka semakin dekatkanlah diri kepada Tuhan sampai akhirnya kita semua bisa menjadi umat-umat yang dianggap layak memiliki kemampuan membedakan ketika Tuhan berkata IYA dan TIDAK , bukan IYA dan TIDAK kita sendiri yang kita atas namakan ini rencana Tuhan . AMEN…

 

mengenai AirHidup

Menyediakan kebutuhan rohani dengan menggunakan sarana internet. Tujuan kami tidak lain adalah mendukung anak-anak Tuhan dimanapun mereka berada dalam pengenalan akan DIA.

Anda dapat menghubungi kami melalui link dibawah ini.

kontak form