line

Article

Belajar

Beberapa waktu belakangan ini saya sering mendengar khotbah mengenai potensi diri. Dari hamba Tuhan yang berbeda, saya mengetahui satu kebenaran bahwa Tuhan telah menaruh satu potensi yang besar dalam diri saya dan apabila saya mau jadi orang yang berhasil maka potensi itu harus digali, dikembangkan dan digunakan secara maksimal. Terus terang, khotbah yang disampaikan tersebut membuat saya merasa harus mencari tahu potensi apa yang saya miliki. Untuk itu saya harus belajar untuk sungguh-sungguh mengenali potensi-potensi tersebut sehingga saya bisa mengetahui secara pasti dan pada akhirnya mengembangkan dan menggunakannya untuk menjadi berkat bagi orang lain. 

Saya jadi belajar satu hal, jika untuk mengenali potensi diri saja saya perlu belajar berarti untuk setiap hal di dalam kehidupan ini juga berlaku hal yang sama. Ada banyak hal yang dapat menjadi bahan pelajaran di dalam kehidupan kita di dunia ini. Berbagai persoalan yang hadir dalam hidup, orang-orang yang kita temui, pekerjaan yang kita lakukan setiap hari, atau apapun juga yang kita hadapi setiap waktu sepanjang perjalanan hidup ini, semuanya adalah proses yang akan menghantarkan kita memiliki karakter Kristus. 

Dari Alkitab kita tahu bahwa Tuhan Yesus adalah seorang guru, Ia memiliki 12 orang murid, dan sebagai seorang guru tugas utamaNya adalah mengajar. Apakah kita ini termasuk murid-muridNya juga? sebelum menjawab pertanyaan tersebut, pikirkan baik-baik apakah kita percaya kepadaNya, tahu firmanNya melalui Alkitab, dan melakukan sesuai firmanNya yang berbunyi : “ apabila kamu mau menjadi muridKu, sangkal dirimu, pikul salibmu dan ikut AKU.” Oke, setelah direnungkan sungguh-sungguh barulah menjawabnya. Jujur saja bagi saya pribadi sangat tidak mudah untuk menjawabnya hehehe … Apalagi ada bagian sangkal diri dan pikul salib segala, wah. Siapa yang mau juga? Tapi begitulah jalannya, karena belajar itu adalah sebuah proses maka memakan waktu yang cukup lama dan menghadapi ujian yang tidak sedikit. Tujuan akhirnya adalah hasil yang baik seperti yang kita harapkan. Tuhan bilang kira-kira begini, “ jika kamu tahu pemberian yang baik untuk anakmu masakan Aku tidak demikian?“ Jelas sekali Ia tahu memberi pemberian yang baik bagi kita. Bahkan Dia juga bilang, “ Aku mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu yaitu rancangan damai sejahtera, bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. “ nah, semakin jelas dan pasti bukan apa rencana Tuhan bagi setiap kita?

Lalu jika demikian mengapa kita ragu dan takut untuk sangkal diri dan pikul salib agar bisa mengikuti DIA (baca : menjadi muridNya)? Bukankah memang sudah tugas seorang murid untuk belajar? Satu hal kita harus ingat bahwa belajar itu adalah proses dan mau tidak mau, suka tidak suka harus dilewati agar kita sampai pada tujuan akhir. Tujuan akhir yang sangat jelas dan pasti seperti janjiNya. Mari saudara kita belajar, dan terus belajar sampai pada saat dimana kita akan dengar Ia sendiri yang bilang, “Aku akan memberikan mahkota kehidupan bagimu. “

Tuhan Yesus memberkati!

 

mengenai AirHidup

Menyediakan kebutuhan rohani dengan menggunakan sarana internet. Tujuan kami tidak lain adalah mendukung anak-anak Tuhan dimanapun mereka berada dalam pengenalan akan DIA.

Anda dapat menghubungi kami melalui link dibawah ini.

kontak form